Indonesian

Seed Asia dapat mengidentifikasi perubahan hasil dan menanggapinya dengan lebih cepat.

Seed Asia telah memproduksi jagung hibrida tropis dan bibit tanaman sawah lainnya untuk pasar Asia sejak tahun 1993. Perusahaan ini sangat berkomitmen untuk melakukan penelitian dan pengembangan produk yang kompetitif secara komersial. Operasi utama perusahaan berada di Thailand dengan melakukan ekspor ke berbagai negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang jumlahnya terus meningkat. Setelah mengembangkan varietas hibrida, Seed Asia bekerja dengan para petani kontrak, umumnya para petani kecil, untuk mengembangbiakkan dan memproduksi bibit-bibit hibrida mereka. Kemudian, mereka melakukan pengujian kualitas, pemrosesan, pengemasan, dan menjual bibit melalui jaringan distribusi perusahaan. 

Sebelum Menggunakan Farmforce:

Sebelumnya, Seed Asia mengelola para petani kontrak melalui sistem tradisional berbasis kertas. Memasukkan data secara manual dari kertas ke Excel membutuhkan satu hari penuh setiap minggunya. Manajer area yang mengumpulkan data ini kesulitan mengidentifikasi dan mengelola aktivitas serta kinerja agen lapangan perorangan. Meskipun kualitas bibitnya baik, prediksi hasil mungkin tidak tepat dan memiliki selisih hingga 20% atau lebih.

Farmforce Di Seed Asia

Seed Asia menggunakan Farmforce di Thailand untuk mendigitalkan produksi dan manajemen kualitas dari lebih dari 2.000 petani kontrak. Agen lapangan menggunakan aplikasi seluler Farmforce untuk mencatat lokasi petani, mengkonfirmasi data penanaman, mengelola faktor kualitas bibit (rouging – seleksi tanaman, off-type – pemeriksaan tanaman yang menyimpang, pemeriksaan pemisahan), mengumpulkan prediksi hasil, dan mencatat data ketertelusuran hasil panen. Karyawan-karyawan kantor menggunakan antarmuka web Farmforce untuk mengelola tim lapangan, membuat proyeksi hasil, dan memastikan pengelolaan kualitas bibit yang baik sebelum melakukan pemanenan dan pemrosesan.

Hasil Yang Terekur

Farmforce telah terbukti sebagai investasi berharga untuk Seed Asia. Saat ini, berkat data dalam waktu nyata dari Farmforce, manajemen dapat mengidentifikasi perubahan prediksi dan menanggapi dengan lebih cepat. Pemetaan sawah juga memudahkan pelacakan lokasi yang tepat dan ukuran sawah. Dengan demikian, lokasi tepat setiap petani dapat diidentifikasi dengan cepat kapan pun.

Pada tahun 2015, Farmforce membantu Seed Asia mengurangi selisih data prediksi hasil dari 20% menjadi 10%. Keakuratan data akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Data produksi untuk Seed Asia sekarang tersedia secara otomatis melalui antarmuka web Farmforce yang dilengkapi dengan gambar, waktu, dan koordinat GPS. Manajer dapat melihat apa yang sedang dilakukan oleh agen lapangan, kapan, dan di mana. Hal ini memudahkan pengelolaan aktivitas staf dan pengaturan KPI (indikator kinerja utama) untuk karyawan perorangan secara lebih akurat. Secara keseluruhan, masalah kualitas yang mungkin terjadi kini dapat diketahui dengan cepat, sehingga keputusan dapat segera diambil dan manajemen menjadi lebih baik.

Unduh salinan studi kasus ini

First name: Nama depan:
Last name: Nama belakang:
Email: Email:
Required: Wajib diisi
Submit: Daftar!
Title: Untuk berlangganan:
Description:

Daftarkan diri Anda untuk menerima buletin Farmforce jika Anda berminat untuk menerima informasi mengenai fitur-fitur baru dan pengembangan platform. 

Saat ini, buletin ini baru tersedia dalam Bahasa Inggris.


Untuk berlangganan:

Daftarkan diri Anda untuk menerima buletin Farmforce jika Anda berminat untuk menerima informasi mengenai fitur-fitur baru dan pengembangan platform. 

Saat ini, buletin ini baru tersedia dalam Bahasa Inggris.