Indonesian

Doreo Partners, sebuah perusahaan investasi di Nigeria, mendaftarkan diri di Farmforce pada tahun 2013 atas nama salah satu perusahaan asosiasinya, Babban Gona.

Babban Gona merupakan franchise pertanian dengan visi untuk meningkatkan pendapatan dan mata pencaharian satu juta petani skala kecil pada tahun 2025 dengan mentransisi mereka dari petani skala kecil menjadi petani komersial yang menguntungkan melalui penyediaan layanan holistik.

Ini dimanfaatkan teknologi Farmforce untuk merampingkan operasi dan mencapai transfer informasi yang lebih efisien antara operasi lapangan di Nigeria utara dan kantor pusat yang berjarak kurang lebih 900 km.

Kolaborasi ini telah sukses danBabban Gona meningkatkan cakupan Farmforce hinggalebih dari 189 persen antara tahun 2013 dan 2014, dengan lebih dari 2.000 petani terdaftar dalam inisiatif ini.

Ikhtisar:

Babban Gona telah bekerja sama dengan petani kecil di Nigeria sejak tahun 2011.  
 Secara tradisional, agen-agen lapangan menggunakan sistem manual berbasis kertas untuk melacak informasi tentang aktivitas pertanian di Nigeria utara, mencatat data operasi lapangan dan panen. Informasi yang diunggah dan dikirim melalui surel ke kantor pusat di Lagos, di barat daya negara itu.  Dengan 2.000 petani yang tersebar di area seluas 1.500 hektar, metodologi ini membutuhkan banyak sumber daya dan waktu, dan dibutuhkan waktu beberapa hari untuk menyampaikan informasi penting kepada tim pemimpin. 
Pada tahun 2013 Babban Gona merampingkan operasi, mengadopsi Farmforce sebagai solusi teknologi untuk tantangan ini. 

Pelaksanaan:

 Sebanyak 692 petani terdaftar pada skema ini pada tahun 2013, dengan wilayah seluas 583 hektar. Farmforce digunakan untuk mencatat informasi tentang profil pribadi petani, ringkasan lapangan, aktivitas tanamdan hasil panen yang dihasilkan. Informasi ditransfer secara real-time antara operasi lapangan dan kantor pusat.  
Agen lapangan juga memanfaatkan teknologi untuk memberitahu kantor pusat mengenai masalah dalam operasi pertanian.  
Informasi tentang diagnosis dan tindakan perbaikan yang diperlukan disebarkandari tim kepemimpinan dalam hitunganjam. Kemitraan ini dimulai pada tahun 2013 dan saat ini sedang berlangsung. 

Hasil

  1. Pemantauan yang lebih baik terhadap petani anggota dan lahan masing-masing.
  2. Agen lapangan dapat memberitahu anggota tim di Lagos tentang pola pertumbuhan yang tidak biasa dalam hitungan menit.
  3. Diagnosa yang lebih efisien atas masalah lapangan, dan tindakan perbaikan yang cepat.
  4. Data time-lag antara operasi lapangan dan kantor pusat telah berkurang dari beberapa hari menjadi beberapa jam.
  5. Peningkatan cakupan skema dari 692 petani pada tahun 2013 menjadi lebih dari 2.000 pada tahun 2014.

Unduh salinan dari studi kasus ini

First name: Nama depan:
Last name: Nama belakang:
Email: Email:
Required: Wajib diisi
Submit: Daftar!
Title: Untuk berlangganan:
Description:

Daftarkan diri Anda untuk menerima buletin Farmforce jika Anda berminat untuk menerima informasi mengenai fitur-fitur baru dan pengembangan platform. 

Saat ini, buletin ini baru tersedia dalam Bahasa Inggris.


Untuk berlangganan:

Daftarkan diri Anda untuk menerima buletin Farmforce jika Anda berminat untuk menerima informasi mengenai fitur-fitur baru dan pengembangan platform. 

Saat ini, buletin ini baru tersedia dalam Bahasa Inggris.